Fire Hose 1

Standar Fire Hose Indoor Dan Outdoor

Beberapa kelengkapan komponen dalam system fire hydrant dalam melakukan pemadam kebakaran yang salah satunya adalah fire hose.

Fire hose adalah komponen yang sangat penting dalam upaya melakukan pemadaman api, karena fire hose yang akan membawa air sampai ke titik api yang kemudian akan dikeluarkan lewat nozzle.

Ada dua jenis fire hose dengan ukuran yang berbeda, Fire hose atau selang hydrant tersedia untuk penggunaan dalam ruangan (indoor) dan luar ruangan (outdoor).

Untuk indoor Selang hydrant, mempunyai ukuran 1,5″ x 30 meter dan 1,5″ x 20 meter. Selang hydrant dengan ukuran tersebut dapat menampung air bertekanan 17 bar. Biasanya selang hydrant indoor langsung dipasang ke hydrant valve yang ada di dalam hydrant box indoor saat akan digunakan.

Baca Juga: Cara Menghitung Pompa Hydrant Agar Berfungsi Optimal

Sedangkan untuk outdoor, mempunyai ukuran yang lebih besar daripada selang hydrant indoor. Ukuran selang hydrant outdoor adalah  2,5″ x 20 meter dan 2,5″ x 30 meter. Ukuran tersebut sengaja dibuat lebih besar dibanding selang hydrant indoor karena digunakan untuk mengakomodir tekanan air yang kuat dari hydrant pillar dan mobil tanki pemadam.

Jenis-jenis Fire Hose Berdasar Materialnya

Selang hydrant terbagi lagi menjadi 3 jenis berdasarkan materialnya yaitu kanvas, red rubber dan polyester. Masing-masing dari material tersebut memiliki keunggulan dan karakteristik tersendiri yang akan dijabarkan di bawah ini:

  1. Red rubber

Standar Fire Hose Indoor Dan Outdoor

Keunikan selang ini terletak dari warnanya yang merah dan selang hydrant dengan material lain biasanya berwarna putih. Fire hose red rubber ini juga dianggap sangat kuat, karena terbuat dari bahan karet elastis yang sangat kuat dalam menahan tekanan air.

2. Polyester

Selang hydrant polyester terbuat dari polyester staple dan polyester filaments yang sangat kuat dan awet. Fire hose ini mampu menahan tekanan air hingga 13 bar, sehingga selang inilah yang sering digunakan oleh regu pemadam kebakaran di Indonesia.

3. Kanvas

Standar Fire Hose Indoor Dan Outdoor

Selang dengan material kanvas yang berkualitas sangat cocok digunakan di Indonesia dengan iklimnya yang tropis dan cuacanya yang ekstrim. Material kanvas dikenal sangat kuat dan tahan bocor, juga mampu menahan air dengan tekanan hingga 13 bar.

Jika anda membutuhkan fire hose untuk kebutuhan proyek anda bisa hubungi kami melalui marketing kami dengan kontak yang ada di website ini.

Baca Juga: Pentingnya Fire Hydrant Sebagai Alat Pemadam Kebakaran
3 Jenis Tang ini Harus Dimiliki Tukang Listrik

3 Jenis Tang Yang Harus Dimiliki Tukang Listrik

Bagi pekerja elektrik, alat kerja sangat penting untuk menunjang pekerjaannya, salah satunya adalah tang, Tang adalah salah satu alat kerja yang sering digunakan dalam dunia teknik listrik.

Setiap jenis tang yang berbeda memliki fungsi yang berbeda. Fungsi tang secara umum yaitu untuk memegang, mencabut, memutar, melonggarkan, atau memotong sebuah benda kerja.

Ada tiga jenis tang yang harus dimiliki bagi pekerja listrik, ketiga jenis ini memiliki fungsi masing-masing seperti:

1.Tang Kombinasi

Tang kombinasi merupakan jenis tang yang multi fungsi, bagi pekerja listrik alat ini berfungsi sebagai pemotong, mengupas kulit kabel, dan melilit kabel. Tang kombinasi ini memiliki bentuk kurva di mulut tang yang diperuntukkan untuk menjepit bidang yang membulat.

  1. Tang Lancip

Tang lancip merupakan jenis tang yang sering digunakan dalam bidang teknik listrik juga. Sama halnya dengan tang kombinasi, tang lancip juga dapat berfungsi sebagai pemotong dan penjepit kabel.

Fungsi lainnya yaitu tang ini dapat digunakan untuk membuka tutupan pada benda-benda kerja yang terhalang dan sulit dijangkau.

  1. Tang Potong

Tang potong merupakan jenis tang yang dirancang khusus untuk memotong dengan rahang yang tajam sangat efektif untuk memotong kawat, atau kabel-kabel kecil. Tang ini hampir sama fungsinya dengan tang kombinasi, hanya saja tang ini lebih kecil sehingga dapat memotong benda kerja yang berukuran kecil juga.

Kami menjual berbagai jenis tang yang berkualitas, jika anda berniat memiliki silahkan hubungi kontak marketing kami yang ada di bagian website ini.

Standar kA Dalam Breaker

Standar kA Dalam Breaker

Standar kA (kilo ampere) adalah nilai maksimum arus hubung pendek yang dapat diterima pemutus sirkit, tanpa mengalami kerusakan.

Pemahaman standar kA dalam sebuah breaker terlihat pada bagian Type Device, Ics, Icu, dan Ue karena mencapku mulai dari ampere yang diijinkan dan voltage yang diperbolehkan.

macam – macam kA

36 kA

50 kA

85 kA

100 kA

Standar kA Terkait Data Listrik (Kurva Tripping)

Berikut adalah standar kurva tripping dimana kurva-kurva ini terdiri beberapa daerah yang dibatasi oleh arus :

Arti kA di Breaker dan Standar Kurva Tripping

  1. In (Arus nominal / Arus operasional)

In (dalam A – Ampere) merupakan arus nominal Circuit Breaker (CB) untuk dapat beroperasi dengan baik dalam range arus tsb (sesuai spesifikasi CB).

  1. Ir (Arus thermal / Arus pengaturan lebih)

Ir (dalam A) adalah fungsi dari In, yang menyatakan proteksi tripping dikarenakan pengaruh thermal. Ir dikenal sebagai proteksi waktu panjang (Long Time Protection LTP).

  1. Isd atau Im (short time delay current / Arus magnetic)

Isd (dalam kA) adalah fungsi dari Ir, menyatakan proteksi hubung pendek. Isd dikenal sebagai proteksi waktu pendek (Short Time Protection STM).

  1. Ii atau Iinst (Arus Instantaneous  / Arus setelan tripping seketika)

Ii atau Iinst (dalam kA) adalah fungsi dari In, yang menyatakan proteksi hubung pendek seketika. Untuk arus lebih tinggi (hubung pendek) lebih besar dari pada ambang Ii, pemutus sirkit harus secepat mungkin memutuskan arus gangguan.

  1. Icu (rated breaking capacity / Kapasitas pemutusan tertinggi)

(dalam kA)  adalah nilai maksimum arus hubung pendek yang dapat diterima pemutus sirkit, tanpa mengalami kerusakan . Nilainya diuji dengan standard urutan uji coba. Karakteristik ini ditetapkan pada tegangan khusus Ue.

  1. Ics (Rated service short-circuit breaking capacity / kapasitas pemutusan layanan pengenal)

(kA rms) , diberikan pabrik pembuat dan dinyatakan dalam % terhadap Icu.
Kinerja Ics penting dalam menggambarkan kemampuan pemutus sirkit dalam operasi normal secara total dalam membuka arus hubung pendek sebanyak 3x (O – CO – CO pada Ics).

Semakin tinggi Ics, semakin efektif dan bagus kinerja pemutus sirkit.
Untuk CB domestik, Ics = k Icn. k nilai faktor sesuai dengan IEC 60898 tabel XIV.
Di indsutri Eropa, Ics = Icu.

  1. Icm (making current / Kapasitas kemampuan hubung pendek pengenal )

(puncak kA) adalah nilai maksimum arus hubung pendek asimetris untuk dialirkan pada pemutus sirkit.
CB Masterpact NW08H2  dengan Icu(rated breaking capacity) 100 kA, maka  nilai Icm sebesar 100 x 2.2 = 220 kA.

  1. Icw (rated short-time withstand current / ketahanan arus waktu pendek pengenal)

Terdapat 2 kategori (A dan B), berdasarkan IEC 60947-2,dimana:

Kategori A, tidak ada waktu tunda dalam operasi seketika (instantaneous) hubung singkat.

Kategori B, untuk membedakan dengan pemutus sirkit lain berdasar waktu, ada waktu tunda dalam memutuskan arus.

Icw adalah arus maksimum dimana pemutus sirkit kategori B dapat menahan, secara thermal dan electrodynamic, tanpa menanggung kerusakan, untuk periode waktu yang diberikan.

Jika anda membutuhkan breaker dari berbagai merk, silahkan hubungi kontak marketing kami yang terdapat di website ini.

Kabel XLPE Cocok Dipakai Pada Tegangan 6kV ~ 35kV

Kabel XLPE Cocok Dipakai Pada Tegangan 6kV ~ 35kV

Berbagai jenis kabel XLPE banyak ditemuai dipasaran, terkadang kita kesulitan untuk membedakan jenis kabel yang cocok kita pakai dalam suatu instalasi listrik yang sesui dengan kebutuhan dilapangan, seperti ketahanan terhadap suhu, apalagi kabel tersebut akan kita tanam di tanah.

Kabel XLPE merupakan singkatan dari nama Inggris dari polyethylene berikatan silang, polyethylene adalah sejenis struktur molekul linier

Kabel berinsulasi XLPE memiliki kelebihan yang tidak dapat ditandingi oleh kabel berisolasi lainnya. kabel memiliki struktur yang sederhana, ringan, tahan panas, kapasitas beban yang kuat, tidak meleleh, korosi kimia, kekuatan mekanik, dan telah diakui secara luas oleh pengguna.

Kabel XLPE adalah kabel daya yang paling banyak digunakan. Kabel XLPE memiliki karakteristik kabel yang lebih baik. (kabel XLPE: kabel polietilen cross-linked).

Kabel XLPE cocok untuk jaringan distribusi, perangkat industri, atau bagian lain yang membutuhkan aplikasi listrik berkapasitas besar.

Digunakan untuk memperbaikinya pada saluran transmisi daya pada AC 50Hz, tegangan pengenal 6kV ~ 35kV. Fungsi utamanya adalah untuk menyampaikan kekuatan.

Karakteristik kabel XLPE:
1 Struktur sederhana
2 Ringan
3 Tahan panas
4 Kapasitas beban yang kuat
5 Tidak mudah meleleh
6 korosi kimia
7 Kekuatan mekanik yang tinggi

Dalam repairing kabel atau pemasangan terminasi dan jointing di kabel XLPE, kita perlu mengetahui fungsi dan maksud dari bagian-bagian tersebut, antara lain adalah :

  1. Inti kabel :

Penghantar/ konduktor kabel yang berfungsi untuk menyalurkan tegangan, biasanya terbuat dari bahan tembaga atau aluminium

  1. Semikonduktif :

Berfungsi untuk meratakan tegangan dibagian dalam kabel agar tidak ada penumpukan tegangan di celah-celah komponen penghantar.

  1. XLPE :

Singkatan dari polyethylene berikatan silang, yang merupakan sejenis struktur molekul linier, struktur ini mempunyai kemampuan untuk menahan deformasi pada suhu tinggi, bentuknya yang lentur sehingga memudahkan dalam pemasangan.

  1. Semikonduktif luar :

Berfungsi untuk meratakan tegangan dibagian luar kabel agar tidak ada penumpukan tegangan di celah-celah komponen penghantar.

  1. Sceen / Armor :

Berfungsi untuk perisai kabel agar dapat melindungi inti kabel dari benturan yang bersifat mekanis, biasanya terbuat dari bahan alumunium atau baja dan biasa dilengkapi lapisan water blocking yang berfungsi untuk menahan air masuk ke dalam bagian kabel.

  1. Jaket kabel

Berfungsi untuk melindungi kabel disisi terluar, sehingga kabel terlindungi terhadap benturan, benda-benda yang memungkinkan dapat merusak bagian dalam kabel.

Apabila kita sudah memahami bagian-bagian kabel tersebut maka dapat dipastikan dalam melaksanakan pekerjaan tersebut diharapkan lebih lancar, sehingga hasil yang didapat menjadi lebih maksimal.

Spesifikasi teknis untuk 1.1_KV XLPE berselubung PVC

Demikian penjelasan ini, semoga anda bisa memahami dan jika anda membutuhkan informasi dan pemesanan kabel XLPE bisa hubungi marketi kami dengan kontak yang ada di website ini.

pilih sepatu safety untuk pekerjaan proyek anda

Pilihan Sepatu Safety Untuk Pekerjaan Proyek Anda

Menggunakan sepatu safety (Safety shoes) sering kali diabaikan oleh para pekerjaan proyek, Sangat beresiko jika kita bekerja diarea terbuka seperti pekerjaan jalan/pembangunan jalan raya, pembangunan gedung dan lain-lain.

Tanpa memakai sepatu safety mempunyai resiko yang sangat besar. Jika Anda tidak memperhatikan keselamatan dalam pekerjaan proyek ini akan berakibat fatal pada pekerjaan Anda. Banyak kecelakaan yang terjadi dalam pekerjaan proyek karena tidak adanya perhatian untuk keselamatan untuk pekerja.

Banyak kasus kecelakaan kerja pekerjaan proyek yang terjadi di indonesia karena pekerja menyepelekan keselamatan. Penggunaan safety shoes atau industri berat sudah menjadi kewajiban yang harus di taati karena menyangkut keselamatan pekerja.

Jika anda belum mendapatkan keamanan yang layak dari perusahaan tempat anda bekerja, Ada baiknya anda meminta segala sesuatu yang menyangkut keselamatan kerja Anda karena itu sudah menjadi hak Anda dalam bekerja di sebuah medan yang berat.

Jika anda sudah mendapatkan semua keamanan yang layak dalam bekerja sebaiknya anda perhatikan juga produk-produk yang anda gunakan. Perhatikan apakah produk yang anda gunakan berkualitas atau tidak.

Untuk memiliih safety shoes proyek dengan kualitas terbaik dan sesuai dengan pekerjaan proyek Anda, Berikut adalah tips memilih sepatu safety untuk pekerjaan proyek.

1. Pilihlah safety shoes dengan bahan nitrille rubber : bahan nitrile rubber sangat cocok digunakan untuk medan-medan yang ekstrim. Anda dapat melihat sepatu safety dengan tipe sol nitrile rubber dengan model wellington boot atau Nevada boot.

Naveda Boot

 

Caterpillar

2. Pilihlah safety shoes pekerjaan proyek dengan kulit asli sapi : Banyak produk yang menggunakan safety shoes untuk proyek namun tidak menggunakan bahan kulit yang berkualitas jadi Anda harus benar-benar memperhatikan ini.

3. Pilihlah safety shoes dengan Model Boot : sepatu safety dengan model boot akan melindungi Anda dari ujung jari kaki hingga di bawah lutut. Jangan Memilih Sepatu Safety Proyek dengan model Low Cut karena model ini tidak sampai menutupi kaki Anda sampai di bawah lutut persis. Anda dapat melihat sepatu safety boot di menu Sepatu Keselamatan di website ini.

4. Pilih safety shoes dengan model yang mudah di gunakan dan juga mudah untuk di lepas : Jangan memilih sepatu safety untuk proyek dengan model yang mengggunakan tali karena akan menyulitkan Anda jika terjadi sesuatu secara mendadak.

Pastikan Anda akan aman dari kondisi lingkungan yang berisiko. Semoga penjelasan yang sederhana ini dapat membantu Anda dalam memilih sepatu untuk proyek.

Kami CV Permata Tehnik Mandiri siap melayani anda untuk kebutuhan kelengkapan safety anda dalam mendukung suksesnya project anda.
Silahkan Hubungi:
MARKETING

WA: +62 878-0914-6400

Phone: (0254) 8484252

Fax (0254) 8484253

Email: permatatehnik_ptm@yahoo.com

HEAD OFFICE: Ruko Cilegon Green Megablok Blok E2 No 28 Cibeber, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Banten 42426.